Translate

Jumat, 07 November 2014

NILAI-NILAI OLIMPISME DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT GLOBAL




NILAI-NILAI OLIMPISME DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT GLOBAL

Globalisasi terjadi proses perubahan dan berlangsung cepat dan mendunia

Impek globalisasi di Indonesia:

  1. Orientasi pada Negara-negara barat
  2. Negara konsumen industry dan perdagangan
  3. Ketergantungan pada Negara lain
  4. Kalah dalam persaingan global

Dampak globalisasi:


  1. Pergeseran kultur budaya timur ke barat
  2. Berkembangnya sikap negative : individualis, egois, anarki hedonis
  3. Menurunyya rasa nasionalisme
  4.  Berfikir secara instan
Informasi dan telekomunikasi antar Negara sangat penting dengan nilai-nilai olimpisme: RESPECT, EXCELLENCE, FAIRPLAY. 

Nilai nilai olimpisme harus tertanam dalam kehidupan masyarakat global agar kehidupan menjadi lebih damai dan harmonis. Dampak dampak dari globalisasi bisa  kita minimalisir dengan kita menanamkan nilai-nilai olimpisme itu pada diri sendiri, lalu tularkan pada lingkungan. Sehinggadampak dampak negative akan berubag menjadi dampak dampak positif.

NILAI-NILAI OLIMPISME DALAM KEPEMIMIPINAN STRATEGIK



NILAI-NILAI OLIMPISME DALAM KEPEMIMIPINAN STRATEGIK

Kepemimpinan adalah kemampuan menggerakkan, memengaruhi dan dapat menanamkan kepercayaan kepada orang lain atau sekelompok orang untuk bekerja sama mencapai tujuan tertentu.
Fungsi kepemimpinan adalah memberikan arahan, mengendalikan, melindungi, memberdayakan system sumber daya manusia dan kreatifitas kelompoknya.
Kepemimpinan strategik adalah kompetensi kepemimpinan yang diperlukan pada lingkungan atau kondisi yang kompleks.
Saat ini fokus organisasi telah berubah diantaranya, organisasi saat ini akan berkembang bila memiliki kreatifitas dan inovasi, pengelolaan organisasi mempertimbangkan aspek strategik, karena lingkungan lingkungan lebih kompleks dengan tingkat persaingan yang tinggi, diperlukan pemimpin yang memiliki pola berfikir dan bertindak strategik dan visioner.
Pemimpin strategik harus mampu berperan sebagai:
1.      Manager
Mampu merencanakan dan menganggarkan, mampu mengordinasi dan menyusun, mampu mengontrol dan memecahkan masalah.
2.      Leader
Mampu mengatur kepemimpinan strategik, mampu membariskan orang-orang dalam kelompoknya, dan mampu memotivasi dan menginspirasi.
Pemimpin tidak hanya kemana mereka akan pergi, tetapi mereka juga taumembawa orang-orang untuk ikut bersamanya.
Untuk menjadi seorang pemimpin yang strategik dibutuhkan karakteristik-karakteristik sebagai berikut:
1.      Visioner
Memiliki gambaran apa yang ingin dilakukan dan hambatannya
2.      Animo yang besar
Menyukai apa yang sedang dilakukan
3.      Integritas
Mengenali kekuatan dan kelemahan diri
4.      Dapat dipercaya karena kejujuranya
5.      Berani mengambil resiko
6.      Inovatif dan kreatif
7.      Belajar dari pengalaman dan kekeliruan
Ada beberapa peran pemimpin strategik, diantaranya:
1.      Motivator
2.      Fasilitator
3.      Dinamisator
4.      Konselor
5.      Evaluator
Ukuran keberhasilan seorang pemimpin:
1.      CITIUS : mampu membawa tim semakin cepat dalam beradaptasi
2.      ALTIUS : mampu memotivasi tim untuk berprestasi semakin tinggi
3.      FORTIUS : mampu membangun tim dengan daya saing semakin kuat

PENANAMAN OLIMPISME UNTUK MEMBANGUN SEMANGAT PERUBAHAN



PENANAMAN OLIMPISME UNTUK MEMBANGUN SEMANGAT PERUBAHAN

                Perubahan dimulai setiap saat,dan perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Yang pertama kali harus dirubah adalah merubah mindset, dari pola pikir SMA berubah ke  pola piker mahasiswa, contohnya dengan merubah kata-kata.
Olimpisme menekankan sebuah perubahan. Nilai-nilai olimpisme sendori adalah RESPECT, EXCELLENT, FRIENDSHIP, nilai-nilai ini harus ada dalam setiap waktu, setiap hari dalam kehidupan. Apabila tidak ada nilai-nilai ini, memungkinkan terjadinya perpecahan diantara manusia.
Ada beberapa perubahan yang terjadi dalam diri seorang manusia, diantaranya yaitu:
1.       Perubahan fisik
Ciri-ciri perubahan fisik pada diri manusia diataranya adanya pergeseran, dan bermetamorfosa
2.       Perubahan psikologis
Diantara perubahan psikologis pada diri manusia adalah perubahan mental dan perubahan pola pikir.
Perubahan terjadi secara global dan menyeluruh atau bahkan mendunia, diantara hasil dari perubahan-perubahan itu adalah diantaranya:
1.       Sector ekonomi
Sector ekonomi terjadi pasar global, informasi sebagai komoditi dan kompetitis.
2.       Teknologi
Dalam teknologi terjadi minitualisasi, digitalisasi, dan aplikasi
3.       Politik
Terjadi demokatisasi, tekanan Negara mauju, kekuasaan Negara untuk individu
4.       Sosial buaya
Nilai-nilai bermasyarakat, budaya global, peran informasi menentukan dari pertanian menuju konseptual, kekayaan , kemajuan teeknologi.
Untukbisa bertahan manusia harus beradaptasi dengan kemampuan yang kita miliki.jadi harus dipahami bahwa perubahan itu pasti dan harus diantisipasi. Karena perubahan terjadi setiap saat dalam setiap aspek kehidupan dan berlangsung secara alamiah. Perubahan bersifat pasti dan tidak dapat dihindari dan ditolak, hanya dapat disikapi dan diantisipasi.
Pandanagn mendasar tentang bagaimana menyikapi perubahan:
1.       Kekuatan otak > kekuatan otot
2.       Sumber daya ekonomi/ sumber daya alam < kekayaan pola pikir
3.       Tidak ada Negara atau perusahaan yang bangkrut, yang ada hanya terasingkan karena kalah bersaing
4.       Know more > have more
5.       Untuk menjadi seorang yang unggulan, rubah cara berpikir!
Sikap manusia dalam menghadapi perubahanada yang, reaktif, dan terpaksa.sia dalam menghadapi perubahan ada yang antisipatif. Perubahanpada diri manusia ekuivalen dengan perubahan kompetisinya. Yaitu ATTITUDE 50%, SKILL 30%, KNOWLEDGE 20%.
Intinya perubahan adalah suatu tuntutan dan keyakinan adalah hal yang mendasari perubahan.
CITIUS yaitu semakn cepat dalam beradaptasi
ALTIUS yaitu semakin tinggi dalam berprestasi
FORTIUS yaitu semakin kuat dalam dya juang

Kamis, 06 November 2014

OLIMPIADE SEBAGAI WAHANA UNTUK MEMAHAMI BUDAYA

          Olimpiade sebagai wahana untuk memahami budaya dapat didefinisikan sebagai suatu cara hidup dan nilai nilai yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya ini terbentuk dari banyak unsur, diantaranya: sistem agama, politik, adat istiadat dan lain sebagainya. Budaya juga sebagai perekat atau pemersatu bangsa dan negara. Akan tetapi saat ini budaya menjadi hal yang kurang di minati masyarakat. bahkan ada beberapa penyimpangan-penyimpangan budaya. Berikut ada beberapa fakta-fakta mengenai penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di dalam negeri maupun di luar negeri.
*Fakta dalam negeri                                            *Fakta luar negeri
- Konflik antar suku                                             - Perang Plestina- Israel di Gaza
- Konflik antar suporter
- Konflik antar kampung
- Konflik Organisasi massa

Konflik, peperangan, yang selama ini terjadi itu sama sekali tidak mencerminkan negara yang memiliki budaya, budaya seharusnya dijaga, dilestarikan dan dikembangkan ke arah yang lebih baik. Karena dengan berbudaya, bangsa, negara, bahkan dunia akan damai dan harmonis.Begitu juga dengan olymphism, olymphism memiliki 3 faktor penting didalamnya, yaitu SPORT, CULTURE, EDUCATION.
          Jika seluruh manusia berbudaya dengan baik, banyak manfaat yang dapat dipetik diantaranya:
1. Sumber pengetahuan yang luas
2. Langkah menuju perdamaian dunia
3. Mendorong munculnya upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai yang terkandung di dalam             budaya
4. Membangun saling pengertian
5. Meningkatkan komunikasi atau interaksi
6. Harmonisasi dalam kehidupan sosial

manfaat-manfaat itu akan dirasakan apabila manusia benar benar berbudaya, sehingga apabila sudah berbudaya, bangsa, negara, dan dunia sekalipun akan DAMAI dan HARMONIS.